Benarkah, Levitra Lebih Disenangi Daripada Viagra?

Sudah tahukah kalian? bahwa disaat ini levitra lebih di segani daripada viagra? ini merupakan hal yang membuat kami sangat heran. dimana banyak customer yang menanyakan tentang hal ini. bukan hanya demikian, seberapa konsumen viagra sering kali mengeluh akan tidak ada reaksi dari kinerja yang di berikan pada viagra.

perbandingan levitra dan viagra

Kami sebetulnya sangat kaget, kenapa viagra yang di konsumsi oleh customer dari toko jual viagra yang lain, kok tidak merasakan efek dari obat tersebut? apakah mereka salah dalam membeli? ataukah salah dalam mengkonsumsi dan apa dia tidak menyadari akan dosis yang ditetapkan? maka untuk itu, silahkan simak artikel ini sampai habis ya.

Fakta Dasar dari Levitra, Sehingga Lebih di Sukai Banyak Pria Dewasa Ketimbang Viagra

Levitra serta Viagra benar-benar popular jadi obat untuk menangani impotensi. Ke dua obat ini ada pada kelas yang sama, cara kerja obat ini yakni melalui langkah yang sama, tetapi Levitra menunjukkan, lebih baik dibanding Viagra dalam aspek tersendiri. pada tahun 2003 The Food and Drug Administration (FDA) sudah menyepakati Levitra ( vardenafil ), suatu obat oral untuk menyembuhkan disfungsi ereksi pada pria atau impotensi, sebelum viagra di pasarkan.

Baik Levitra atau Viagra bisa menghalangi enzim spesifik, hal tersebut dimaksud fosfodiesterase-5 yang terdapat di otot polos arteri yang memasok darah ke penis. Tanpa kendala saluran darah ke penis bisa mengakibatkan ereksi berkelanjutan.

Masing-masing obat ini benar-benar popular serta amat direferensikan oleh dokter untuk penyembuhan impotensi. Sepanjang 5 tahun lama nya, Viagra menikmati monopoli dalam pasar penyembuhan disfungsi ereksi. Tetapi, monopoli ini hancur dengan peluncuran vardenafil.

Levitra ialah pesaing untuk obat viagra. Ini khususnya sebab Levitra terhitung sekelas obat-obatan yang sama dengan viagra. Oleh karenanya, pada intinya ke-2 obat ini bekerja lewat cara yang sama.

Apa Kelebihan Levitra, Sehingga Bisa Bersaing dengan Viagra?

Levitra tawarkan apa yang ditawarkan Viagra untuk lelaki yang menanggung derita impotensi. Diluar itu, Levitra mempunyai keuntungan untuk pria, membuat lebih berguna buat mereka. ada banyak perbandingan di antara Levitra serta Viagra, seperti berikut :

  • Levitra lebih baik dari sisi periode waktu yang efisien

Viagra berubah menjadi efektif dalam tempo 60 menit serta masih efisien sepanjang 4 jam, sedang Levitra jadi efisien dalam tempo 30-60 menit serta masih efisien sepanjang 5 jam. Oleh karenanya, Levitra lebih disenangi dibanding viagra, buat lelaki yang mencari spontanitas dalam bercinta lebih lama.

  • Levitra memungkinkan makan berbarengan dengan mengonsumsi obat

Satu ketidaksamaan yang relevan di antara Levitra serta viagra yaitu, jika viagra disarankan diminum pada kondisi perut kosong atau mungkin dengan camilan. Sedang Levitra tidak peka pada makanan serta alkohol, hingga bisa dinikmati makan malam dengan pasangan sebelum terjebak dalam kegiatan seksual.

Tetapi, begitu dianjurkan jika tidak bisa konsumsi makanan yang memiliki kandungan banyak lemak bertepatan dengan levitra, sebab akan tunda waktu yang dibutuhkan obat untuk mulai kerja.

  • Levitra menyiapkan dosis yang lebih rendah

Viagra ada dalam dosis 25 mg, 50 mg serta 100 mg, sesaat Levitra ada dalam dosis 5 mg, 10 mg serta 20 mg. Dengan dosis yang lebih rendah, tentu saja akan kurangi intensif resikonya. Untuk fakta ini, Levitra lebih disenangi oleh orangtua daripada Viagra.

  • Levitra lebih efisien pada pasien diabetes

Beberapa riset sudah memperlihatkan jika Levitra lebih efisien untuk pasien diabetes yang menanggung derita impotensi. Riset sudah menunjukkan jika Levitra bekerja lebih baik buat orang yang menderita diabetes type 1 serta type 2, buat pasien cholesterol tinggi. Seputar 1/2 dari beberapa orang yang tidak memberi respon penyembuhan viagra bisa memberi respon levitra.

  • Ketidaksamaan dalam dampaknya

Levitra serta Viagra mempunyai resikonya yang hampir sama, yakni minimnya dampak visual (pandangan). Riset sudah tunjukkan jika lelaki pada penyembuhan Viagra terkadang merasakan penglihatannya gelap yang pada akhirnya menghilang. Tetapi, beberapa orang yang memakai Levitra untuk penyembuhan impotensi, jarang-jarang alami resiko visual ini. Levitra pun tidak memunculkan resikonya pada jantung.

Jadi peringatan, tidak aman untuk konsumsi Levitra serta Viagra dalam tempo bertepatan. Coba Viagra serta Levitra di hari yang berlainan, serta lihatlah mana yang paling baik untuk Anda. Tiap pria terkadang rasakan hal yang berlainan, serta semestinya konsultasi dengan dokter agar bisa memberikan keyakinan yang paling baik untuk Anda.

Jadi Bagaimana Solusi Untuk Mengatasi Hal Tersebut?

Memang kedua dari obat kuat tersebut memang sangat baik untuk mengatasi impotensi, lemah syahwat, dan disfungsi ereksi. namun yang perlu anda garis bawahi yakni bagaimana kita menentukan dosis, cara penggunaan yang sesuai anjuran serta hal-hal efek samping yang perlu kita perhatikan.

Sejatinya, memiliki viagra dan levitra serta menggunakannya yang tepat bisa kita bandingkan dengan sekejap. untuk itu, jangan sampai anda memakai obat tersebut secara bersamaan di dalam sehari nya.